Harry, Monas, dan lain-lain…

August 8, 2011 at 8:21 am | Posted in tongkol | 3 Comments

Harry Potter kurang lebih sebelas tahun lalu bagi gw adalah anak kurang beruntung yang culun dengan kaca mata bulat dan bertugas melawan penjahat dengan formula paling lazim di dunia fantasi: penuh teka-teki siapa penjahatnya, ternyata penjahatnya adalah orang yang tak terduga (padahal mah sih terduga juga), penjahatnya akhirnya kalah, lalu cerita berakhir menyisakan sisa-sisa misteri yang membuat penasaran anak kecil yang bahkan belum pernah melihat monas (pada saat itu, gw melihat monas di majalah atau di beberapa pilem Dono Kasino Indro).

 

Lalu gw bertumbuh (walaupun dari sisi tinggi badan tidak terlalu signifikan).  Begitu pula Harry Potter. Kami tumbuh bersama. Bedanya, Harry sibuk menyelamatkan dunia (atau setidaknya begitulah yang ia pikir), sementara gw tidak sibuk-sibuk amat sehingga masih sempat membaca kisah Harry yang mencoba menyelamatkan dunia.

 

Lalu munculah hal-hal di sekitaran hidup Harry Potter yang mana membuat anak kecil yang tidak pernah melihat monas sebelas tahun lalu tidak habis pikir mengapa kisah yang awalnya penuh dengan imajinasi (ruang rekreasi bawah tanah, peri rumah, sapu terbang, Quidditch !!) menjadi kisah yang begitu mirip dunia nyata, contohnya: Harry berkumis… Setelah bertahun-tahun membaca bukunya atau menonton filmnya, kisah Harry ditutup dengan gambar Harry yang berkumis tipis dan berjambang serta memiliki anak bernama Albus Severus. Kemon, di mana letak imajinasinya??

 

Bagaimanapun, I love Harry. Gw berterimakasih padanya untuk menemani tumbuh dewasa bersama-sama (tidak seperti Nobita yang curang tetap awet muda), meskipun gw juga belum tahu apakah Harry menyukai menjadi dewasa dan merelakan kenangan tentang ruang rekreasi bawah tanah di Hogwarts yang hangat oleh perapian dan sentuhan teman-teman pelan-pelan memudar seiring waktu. Oh iya, sebenarnya apakah pekerjaan Harry Potter setelah dewasa? Salesman real estate? Pegawai negeri? Bankir? Apakah ia sering dimarahi bosnya? Apakah ia sering lembur? Apakah ia pernah diperiksa auditor?

 

Entahlah.

Dan ngomong-ngomong, akhirnya gw melihat monas secara langsung.

Hampir setiap hari.

3 Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. hai link.. link.. ketemu lagi..

  2. Hmmm… Mmg cukup menarik mengikuti bertumbuhnya seorang Gestigege, seorang mojang yg cukup geulis anak pejabat Subang.

  3. gimana kabar monas hari ini ge?


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: