yang campuranlah yang tulen…

January 24, 2009 at 12:37 pm | Posted in cucut | 11 Comments

Gw bukan penggemar Obama(setidaknya belum). Gw gak pernah kenal apalagi pernah jadi saudaranya. Tapi setidaknya gw punya sedikit kesamaan(sedikit banget malah).

Gw tidak terlalu putih(untuk tidak bilang ’hitam’ hehe). Makanya agak senang saat Obama terpilih sebagai presiden. He’s not white. Horray, akhirnya ada juga orang kulit hitam jadi presiden Amerika. Temen-temen yang suka ngatain gw ‘item’, watchout, suatu saat gw bakal jadi presiden juga!

(Hiyaaaa gw hanya bercanda…..)

But seriously, I’m proud of black people becoming a president. Ini adalah sebuah pencapaian. Untuk mencapai titik ini, telah dibutuhkan penantian panjang selama ratusan ribu malam yang kelam. Bukan hanya penuh air mata, tetapi juga darah.

Bangsa kulit hitam masuk ke Amerika sebagai imigran dari benua Afrika. Ada juga yang sebagian diangkut khusus untuk dijadikan budak di tanah-tanah pertanian dan peternakan sekitar tahun 1600-1800an. Hanya sedikit diantara bangsa kulit hitam saat itu yang mengenyam pendidikan dan mempunyai kebebasan karena selebihnya adalah kaum budak yang berkasta rendah dan nyawanya halal untuk dihabisi.

Pada tahun 1865 Abraham Lincoln menghapuskan perbudakan. Namun, tidak berarti penghapusan diskriminasi ras terhadap bangsa kulit hitam. Mereka tetap kaum yang terpinggirkan dan terkotakan.

Itulah rasialisme, penyakit kronis yang sulit disembuhkan. Kaum negro dibenci dan dikucilkan. Sebagian besar dari mereka hanya memperoleh peran kelas bawah dalam sistem sosial. Tergambar dalam peran-peran di film-film Hollywood dimana kulit hitam adalah si ketua gengster, bandar narkoba, rapper jalanan, atau pembantu rumah tangga.

Namun, seiring berjalannya waktu dan pendewasaan sebuah bangsa, serta perjuangan bangsa kulit hitam itu sendiri yang memperjuangkan hak-hak mereka, penyakit itu mulai sembuh perlahan. Puncaknya adalah 20 Januari kemarin saat jutaan penduduk Amerika menyaksikan langsung dengan bangga berdirinya sesosok afro-america di podium mengucap sumpahnya sebagai presiden Amerika. Mengharukan.

Mari ucapkan selamat datang terhadap perubahan, dimana hitam dan putih tak lagi terasa perbedaannya.

Gw pun jadi inget kata-kata seorang kolumnis, “yang campuranlah justru yang tulen”…Mungkin maksudnya jangan terlalu mempermasalahkan asal usul, warna kulit, suku, negara, dan segalanya jika itu hanya memperburuk perbedaan. Dan rakyat Amerika telah membuktikannya.

11 Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. yang menarik sekarang justru lebih ke Michelle Obama dan apa yang dia pakai lho😀

  2. iyah deh OBAMA Is the best pokoknya
    pertama kali tuh

  3. cie,cieee..
    yang ‘suatu saat bakal jadi presiden juga..’
    ahaha.. :))
    iyaaa..
    gesti masi inget..😀
    hayuuu reuni.. =P~

  4. whoa yeah !
    he starts a nu hope all over the world, what a superpower leader !

  5. hmmm…kualitas seseorang memang gak tergantung pada warna kulitnya, dan itu berlaku utk Obama… aku yakin jika dia keturunan Indian sekalipun pasti juga akan terpilih jadi presiden AS… Ata gak?

    salam kenal

  6. Orang sana aja yang aneh; senang beda2in warna kulit. Ga ada satupun manusia yang bisa memilih untuk dilahirkan dengan watna kulit, ciri rambut, suku, dari orang tua mana, dan di mana. Lagipula; perbedaan fisik (termasuk warna kulit) pun ga selamanya menjurus ke cakep-jelek, pintar-bodoh, ancur-beradab. Analoginya mungkin seperti keluarga orchidae; ada anggrek bulan, ada anggrek macan. Ciri berbeda, tapi indah semuanya.

    Mungkin orang2 sana ga kenal Bilal kali ya?

    Btw, Gesti, fd-nya udah dikasih sama Mbak Tien, kan? Maaf banged lama sekali. Itu fd udah ke mana-mana…

  7. Mungkin itu pula sebabnya dulu bung Karno mendorong proses asimilasi, kawin antar suku, seperti beliau yang punya isteri dari suku lain, dan bung Karno sendiri perpaduan antara Jawa dan Bali.

  8. nih tulisan kok jadi bikin gw geli seh…:-)…he…he…hhee..lucu seh…but it’s ok..nice blog kok…
    btw, salam kenyal aja….sekenyal-kenyalnya ya….:-)

  9. eh.. nemu gesti disini.. bagus euy tulisannya..
    aku link ya.. (baca: link balik ya..)😀

  10. dah liat video obama versi indonesia lum??

  11. aku berharap indonesia bisa seperti itu di masa depan. tidak ada lagi kesukuan bahkan agama.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: