Superpower Superhero

January 24, 2009 at 12:28 pm | Posted in Uncategorized | Leave a comment

Tidak seperti sebagian rakyat Indonesia yang tumbuh dewasa ditemani dengan cerita-cerita rakyat, epik mahabarata, komik Wiro Sableng, atau kepahlawanan Gatot Kaca, sebagian besar rakyat Amerika Serikat dewasa bersama komik-komik superhero yang kuat dan serba bisa. Spiderman, Batman, Fantastic Four, Superman, dan teman-temannya di DC komik atau Marvel Universe adalah sahabat pembela kebenaran serta pemusnah kejahatan idola rakyat Amerika. Mereka adalah pahlawan Amerika yang hidup selamanya dalam fantasi dan mimpi siapa saja yang mencintai imajinasi. Maka tolong sebut satu saja superhero bisa terbang yang berkewarganegaraan Inggris(atau Jerman) dan kita akan kesulitan. Karena superduperhero itu hanya milik Amerika.

Tentu saja fantasi dan mimpi hanya hidup di dalam balon-balon sel abu-abu di setiap kepala. Pada masa sekarang superhero dunia nyata tak pernah ada, seperti halnya perdamaian, kemusnahan kejahatan, dan penegakan keadilan tak pernah terwujud di sudut manapun di dunia dimana mutan dan jubah terbang hanya ada di film produksi Warner Bross. Oleh karena itulah manusia tak pernah berhenti mencari sosok yang paling bisa mendekati superhero idolanya. Sosok yang bisa memenuhi harapan dan mimpi-mimpi, mewujudkan perdamaian keadilan, serta mengisi lubang di hati. Ia bisa saja guru, anggota DPR, artis-artis Hollywood, atau pemimpin spiritual. Dan ia bisa juga seorang presiden.

Melalui proses pencarian yang panjang dan melelahkan, kini rakyat Amerika mengklaim telah menemukan model nyata yang bisa mendekati sosok superhero impian mereka. Bukan mutan laba-laba culun seperti Peter Parker atau pengusaha kaya raya tajir mampus ala Bruce Wayne, tetapi ia telah membuat maskara Oprah Winfrey luntur karena air mata dan malah mungkin Bono U2 berkaca-kaca di balik kaca matanya.

Action figure superhero baru Amerika ini dijual di toko-toko mainan. Sosoknya dibuat komik oleh Marvels. Jutaan orang memadati Washington DC untuk hadir di acara inagurasinya. Pidatonya riuh ditepuki kekaguman. Stasiun televisi tak berhenti membahasnya. Rakyat Amerika mencintainya. Dan mungkin mesti hanya sesaat, kita semua merasa lega. Di gerbang dunia mimpi ini semua orang dibenarkan sedikit bereuforia dan menghirup aroma pesta.

Namun, tentu saja segera setelah pesta ini kita harus meninggalkan dunia mimpi sama sekali. Kita musti kembali ke dunia nyata dimana tak ada mutan ataupun jubah terbang. Ini adalah dunia nyata dengan perang-perang berkepanjangan, bayi-bayi kelaparan, dan remaja tusuk-tusukan di perempatan jalan. Ini dunia dimana indeks saham hari esok bisa membuatmu kehilangan pekerjaan menjadi gelandangan. Tak bisa berharap banyak di dunia nyata, termasuk terhadap sang superhero idola. Banyak permasalahan yang tak bisa diselesaikan hanya oleh mimpi-mimpi dan imajinasi. Dan sebagai manusia biasa, sang superhero kita harus berjuang keras menghadapi kenyataan seraya mewujudkan harapan setiap orang. Entah apakah ia akan terus bertahan atau justru sang superhero akan segera menyerah tuk menghilang di balik kegelapan malam lalu tak pernah kembali.

Mari lihat nanti…

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: