hal-hal baik…

October 19, 2008 at 3:40 pm | Posted in tongkol | 2 Comments

mungkin gw terlalu semena-mena, egois, arogan, atau apapun itu lah dengan menyalahkan posisi edar bumi terhadap matahari(yang konon berarti cuaca di bumi lagi panas banget), menyalahkan kecengan yang lebih memilih pacarnya daripada gw, menyalahkan teman yang terlalalu sensitif, menyalahkan hari-hari yang agak sedikit hmmm tidak baik dan menyalahkan segalanya kecuali diri sendiri. hingga pada akhirnya gw menyadari mungkin sesungguhnya letak kesalahan ada pada gw(dan bukannya hal ataupun orang lain).  ini hanya tentang bagaimana gw harus memandang sesuatu.

dan andaikata gw tidak bisa meralat keluhan-keluhan gw di hari-hari lalu, setidaknya di masa kini gw mengetahui betul kedatangan hal-hal baik.

.selamat datang hal-hal baik.

Kemarin gw bangun lebih awal(yang berarti juga mandi lebih awal). Sedikit berbenah rumah. Memasak banyak-banyak. Beberapa teman akan datang berkunjung atau lebih tepatnya menghabiskan persedian makanan dan berbuat sedikit kerusakan–kerusakan yang menyenangkan dengan diiringi obrolan sarkastis dan maki-makian khas remaja(aaaah, kita sama sekali sudah bukan remaja). Lalu menjelang sore kita semua keluar rumah, menyerbu pemandian air panas, melakukan sedikit huru hara, memenuhi memory kamera digital, melakukan aksi pamer dada(khusus para pria), dan makan malam di rumah makan sisi sawah.

Menyenangkan.

Itulah kesenangan yang tidak bisa diganti dengan seamplop duit(kecuali emang amplopnya jadi tebel bangeet).

Dan gw jadi teringat kata kata di Mc Culland di film into the wild yang bunyinya kira kira begini: “Kebahagian itu baru berarti jika dibagi dengan orang-orang yang kita sayangi”. Tentu saja benar, karena sangat tidak menyenangkan jika kamu pergi ke pemandian air panas sendiri, berfoto2 sendiri, makan malam sendiri, dan memaki-maki diri sendiri.

Kita perlu orang lain untuk berbagi bahagia dan derita.

Ternyata hal-hal baik tidak berhenti hingga disitu saja. Saat gw pulang, ada sebuah pesan singkat yang belum terbaca, “Maafin y atas yang kemarin2”, dari si cowok ganteng yang tidak jelas sebab musababnya memusuhi gw selama beberapa hari ke belakang. akhirnya…berakhir baik.

.hal-hal baik.

semoga hal-hal baik terus berlanjut, di kantor presiden, di pasar modal, di pembuangan akhir, di sekolah reyot, di kolong jembatan, di terminal, di rel kereta api, di kutub, di negeri konflik, di ethiopia, di rumah saya, di rumah kamu, dan di mana-mana…

2 Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Amin … semoga deh🙂

  2. Berpikir positif, memikirkan hal-hal baik…biasanya juga akan ketemu kebaikan.
    Lha daripada memikirkan hal yang menyebalkan, kita jadi uring2an…orang yang lihat juga sebel….
    Marilah berpikir yang baik, menggerakkan keinginan berbuat baik…semoga kebaikan akan datang


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: