.insiden.

May 16, 2008 at 4:04 am | Posted in cumi-cumi | 1 Comment

Sekarang gw tau, mengapa menyingkirkan kerikil dari jalan saja adalah amal perbuatan baik yang dicatat dan dibalas kelak di Hari Akhir.

Semua berawal dari sebuah jalan santai di kampus gw tiga minggu yang lalu. Gw yang jarang berolahraga, malas, susah bergerak, tukang tidur, lemas(dan hal-hal semacam itu lainnya) tiba-tiba ikut jalan santai tersebut. Sambil berjalan-jalan dengan semangat gw bernyanyi. Oh, sungguh indahnya dunia di hari Minggu.

Saat mendekati finish(tepatnya di depan sebuah bangunan yang sedang direnovasi di Sektor Lima, saat gw sedang bernyanyi Lagu Rindunya Letto dengan semangad, saat gw sedang berbahagia…tiba-tiba semua berubah sembilan puluh derajat. Kenapa? karena dalam hitungan nol koma sekian detik gw telah terjerembap mencium aspal. Kaki gw tersandung seutas kawan tebal yang tergeletak gitu aja di jalan.

Alhasil, sampai sekarang dagu gw bentuknya berubah jadi gak jelas.

1 Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. dan aspalnya luntur..?!
    hahaha nice teh..n,n


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: