.insiden.

By ikankering

Sekarang gw tau, mengapa menyingkirkan kerikil dari jalan saja adalah amal perbuatan baik yang dicatat dan dibalas kelak di Hari Akhir.

Semua berawal dari sebuah jalan santai di kampus gw tiga minggu yang lalu. Gw yang jarang berolahraga, malas, susah bergerak, tukang tidur, lemas(dan hal-hal semacam itu lainnya) tiba-tiba ikut jalan santai tersebut. Sambil berjalan-jalan dengan semangat gw bernyanyi. Oh, sungguh indahnya dunia di hari Minggu.

Saat mendekati finish(tepatnya di depan sebuah bangunan yang sedang direnovasi di Sektor Lima, saat gw sedang bernyanyi Lagu Rindunya Letto dengan semangad, saat gw sedang berbahagia…tiba-tiba semua berubah sembilan puluh derajat. Kenapa? karena dalam hitungan nol koma sekian detik gw telah terjerembap mencium aspal. Kaki gw tersandung seutas kawan tebal yang tergeletak gitu aja di jalan.

Alhasil, sampai sekarang dagu gw bentuknya berubah jadi gak jelas.

Leave a Reply